This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Pratama, Jingga Ayu Sukma (2026) Evaluasi sistem irigasi sekunder Waduk Pacuh Kabupaten Gresik berdasarkan kondisi hidrologi dan hidrolika. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Jingga Ayu Sukma Pratama_09040722039 full.pdf Restricted to Repository staff only until 25 June 2029. Download (6MB) |
|
|
Text
Jingga Ayu Sukma Pratama_09040722039.pdf Download (6MB) |
Abstract
Sistem irigasi merupakan salah satu infrastruktur penting dalam mendukung keberlanjutan sektor pertanian melalui penyediaan dan distribusi air yang memadai. Daerah Irigasi Waduk Pacuh di Kabupaten Gresik berperan sebagai sumber utama penyediaan air bagi lahan pertanian masyarakat. Namun, kondisi jaringan irigasi yang mengalami sedimentasi, kerusakan saluran, serta keterbatasan ketersediaan air pada musim kemarau menyebabkan distribusi air belum berlangsung secara optimal yang mengakibatkan penurunan kinerja sistem irigasi dalam memenuhi kebutuhan air pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi eksisting saluran irigasi sekunder Waduk Pacuh, menganalisis kinerja jaringan irigasi berdasarkan aspek hidrologi dan hidrolika, serta mengevaluasi tingkat efisiensi dan efektivitas sistem irigasi dalam mendistribusikan air ke lahan pertanian. Penelitian dilakukan menggunakan metode analisis hidrologi dan hidrolika dengan memanfaatkan data curah hujan, evapotranspirasi, kebutuhan air irigasi, debit andalan, ketersediaan air, neraca air, serta evaluasi kapasitas saluran. Analisis hidrologi digunakan untuk menentukan keseimbangan antara kebutuhan dan ketersediaan air irigasi, sedangkan analisis hidrolika digunakan untuk mengevaluasi kapasitas saluran serta tingkat kehilangan air pada jaringan irigasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa debit andalan pada beberapa periode belum mampu memenuhi kebutuhan air irigasi secara optimal sehingga terjadi ketidakseimbangan antara ketersediaan dan kebutuhan air. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa efisiensi saluran irigasi sebesar 88,53%, masih berada di bawah standar efisiensi irigasi sebesar 90%, sedangkan efektivitas jaringan irigasi sebesar 53%, yang menunjukkan bahwa distribusi air belum mampu melayani seluruh lahan pertanian secara optimal dan merata. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, diperlukan peningkatan kegiatan operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi secara berkala melalui normalisasi sedimentasi, rehabilitasi bangunan saluran yang mengalami kerusakan, serta pengaturan distribusi air yang lebih optimal.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | Fisika Teknik Sipil |
||||||||||||
| Keywords: | Efisiensi irigasi; efektivitas irigasi; hidrologi; hidrolika; Waduk | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > Tehnik Sipil | ||||||||||||
| Depositing User: | Mrs Jingga Ayu | ||||||||||||
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 07:55 | ||||||||||||
| Last Modified: | 25 Jun 2026 07:55 | ||||||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/91410 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
