This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Maulana, Ivan (2026) Peran remaja dalam melestarikan Batik Tanjung Bumi: kajian sejarah dan warisan budaya Islam di Madura. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Ivan Maulana_03040222091 full.pdf Restricted to Repository staff only until 25 June 2029. Download (2MB) |
|
|
Text
Ivan Maulana_03040222091.pdf Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini berjudul “Peran Remaja dalam Melestarikan Batik Tanjung Bumi; Kajian Sejarah Sebagai warisan Budaya Islam di Madura” membahas tiga rumusan masalah: (1) Bagaimana sejarah kemunculan dan perkembangan batik Tanjung Bumi beserta motif dan maknanya sebagai warisan budaya Islam di Madura? (2) Bagaimana peran remaja dalam upaya pelestarian batik Tanjung Bumi di era Kontemporer? (3) Apa saja tantangan historis dan kontemporer yang dihadapi remaja dalam melestarikan batik Tanjung Bumi sebagai warisan budaya Islam? Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan metode sejarah yang meliputi heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Penulis juga menggunakan pendekatan historis-sosiologis. Penelitian ini menggunakan, teori peran sosial yang dikembangkan oleh Ralph Linton dan diperluas oleh Bruce Biddle menjadi kerangka teoretik fundamental dalam penelitian ini, juga teori akulturasi budaya Islam yang dikembangkan oleh Clifford Geertz dan dikembangkan oleh Nur Syam. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan: (1) batik Tanjung Bumi lahir dari perpaduan unik antara kondisi geografis, jalur perdagangan maritim, dan proses islamisasi Madura sejak abad ke-17. Letak pesisir Tanjung Bumi yang strategis mendorong masyarakatnya mengembangkan kerajinan batik sebagai sumber ekonomi alternatif, sekaligus menyerap pengaruh budaya Arab, Tionghoa, dan India yang kemudian diolah menjadi identitas estetika Islam-Madura yang khas. (2) Remaja berperan aktif dalam empat dimensi pelestarian batik sebagai pengrajin pewaris tradisi, inovator desain, promotor digital, dan edukator budaya. (3) Krisis regenerasi pengrajin menjadi tantangan historis paling kritis yang sudah berlangsung sejak era 2000-an.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | Akulturasi Sejarah Peradaban Islam Tradisi |
||||||||||||
| Keywords: | Remaja; Batik Tanjung Bumi; sejarah; warisan budaya Islam | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah dan Peradaban Islam | ||||||||||||
| Depositing User: | Ivan Maulana | ||||||||||||
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 02:41 | ||||||||||||
| Last Modified: | 25 Jun 2026 02:41 | ||||||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/91610 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
