Pemanfaatan ekstrak rumput laut coklat (sargassum sp.) sebagai alternatif insektisida alami skala laboratorium

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Firmansyah, Pandu Rahman (2026) Pemanfaatan ekstrak rumput laut coklat (sargassum sp.) sebagai alternatif insektisida alami skala laboratorium. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Pandu Rahman Firmansyah_09040422074.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Pandu Rahman Firmansyah_09040422074_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 26 June 2029.

Download (2MB)

Abstract

Penggunaan pestisida kimia sintetis dalam pengendalian hama pertanian masih menjadi metode yang paling banyak digunakan karena dianggap efektif dan cepat dalam menekan populasi hama. Namun, penggunaan yang berlebihan dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti resistensi hama, pencemaran lingkungan, serta risiko terhadap kesehatan manusia dan organisme non-target. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pengendalian hama yang lebih aman dan ramah lingkungan, salah satunya melalui pemanfaatan sumber daya hayati laut berupa rumput laut coklat Sargassum sp. yang diketahui mengandung berbagai senyawa bioaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas insektisida ekstrak etanol Sargassum sp. terhadap hama kutu loncat Phyllotreta striolata serta mengidentifikasi kandungan metabolit sekundernya melalui uji fitokimia. Penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimental laboratorium dan observasi. Proses ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96% dengan perbandingan 1:3, kemudian dipekatkan menggunakan rotary vacuum evaporator pada suhu 50°C. Pengujian aktivitas insektisida dilakukan menggunakan variasi konsentrasi ekstrak sebesar 1%, 5%, dan 10%, serta kontrol 0% dan kontrol etanol 96%. Parameter yang diamati meliputi aktivitas makan dan mortalitas hama selama tiga hari pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi ekstrak berpengaruh terhadap peningkatan mortalitas hama. Konsentrasi 1% belum menyebabkan kematian hama, namun mulai menghambat aktivitas makan. Konsentrasi 5% menghasilkan rata-rata mortalitas sebesar 53,4%, sedangkan konsentrasi 10% memberikan mortalitas tertinggi mencapai 100%. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol Sargassum sp. positif mengandung alkaloid (+), saponin (+), dan tanin (+), sedangkan flavonoid tidak terdeteksi. Berdasarkan hasil penelitian, ekstrak etanol Sargassum sp. berpotensi dikembangkan sebagai bioinsektisida alami yang efektif dan ramah lingkungan untuk pengendalian hama Phyllotreta striolata.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Firmansyah, Pandu Rahmanpandurahmanf@gmail.com09040422074
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorViolando, Wiga Alifwiga.alif@uinsby.ac.id2029039203
Thesis advisorMaisaroh, Dian Sarimaisaroh.ds@uinsby.ac.id2024088903
Subjects: Biologi
Ilmu Kelautan
Lingkungan Hidup
Keywords: Sargassum sp.; bioinsektisida; Phyllotreta striolata; fitokimia; mortalitas.
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Ilmu Kelautan
Depositing User: Pandu Rahman Firmansyah
Date Deposited: 26 Jun 2026 06:37
Last Modified: 26 Jun 2026 06:37
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/91941

Actions (login required)

View Item View Item