Makna hidup guru yang mengalami quarter life crisis perspektif tasawuf di TPQ Al Wachid Gayungan Surabaya

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Shakira, Maulidiah (2026) Makna hidup guru yang mengalami quarter life crisis perspektif tasawuf di TPQ Al Wachid Gayungan Surabaya. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Maulidiah Shakira_07040622077.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Maulidiah Shakira_07040622077_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 29 June 2029.

Download (2MB)

Abstract

Skripsi dengan judul Makna Hidup Guru yang Mengalami Quarter life crisis dalam Perspektif Tasawuf di TPQ Al Wachid Gayungan Surabaya, oleh Maulidiah Shakira, Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman guru TPQ dalam menghadapi quarter life crisis, mengkaji proses pembentukan makna hidup, serta menganalisis peran perspektif tasawuf dalam proses pemaknaan tersebut di TPQ Al Wachid Gayungan Surabaya. Fenomena quarter life crisis pada masa dewasa awal ditandai dengan kebingungan arah hidup, tekanan sosial, kecemasan, serta ketidakpastian terhadap masa depan yang berdampak pada kondisi psikologis dan spiritual individu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk menggali pengalaman subjektif informan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru TPQ mengalami quarter life crisis yang ditandai dengan kebingungan identitas diri, tekanan sosial dari keluarga, pekerjaan, dan akademik, serta kecemasan terhadap masa depan. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh faktor internal berupa keraguan terhadap diri sendiri dan factor eksternal berupa tuntutan sosial, pekerjaan, serta status pernikahan. Dalam menghadapi kondisi tersebut, para informan melakukan refleksi diri (muhasabah) untuk mengevaluasi pilihan hidup dan memahami arah kehidupan yang diinginkan, sehingga membentuk makna hidup yang lebih berorientasi pada kebermanfaatan, penerimaan diri, dan nilai-nilai spiritual dibandingkan pencapaian material semata. Perspektif tasawuf berperan penting dalam membantu individu melewati fase krisis melalui internalisasi nilai sabar, ikhlas, tawakal, dan ridha, serta praktik tazkiyatun nafs yang memberikan ketenangan batin dan kedekatan kepada Allah SWT, sehingga quarter life crisis dimaknai sebagai proses transformasi menuju kedewasaan personal dan spiritual.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Shakira, MaulidiahMaulidiahshakira@gmail.com07040622077
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorMuktafi, Muktafimuktafisahal2@gmail.com2013086001
Subjects: Pendidikan
Psikologi Sosial
Tasawuf
Keywords: Fenomenologi; guru TPQ'; makna hidup; quarter life crisis; tasawuf
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Tasawuf dan Psikoterapi
Depositing User: Maulidiah Shakira
Date Deposited: 29 Jun 2026 07:11
Last Modified: 29 Jun 2026 07:11
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/92128

Actions (login required)

View Item View Item