Pengaruh inflasi, nilai tukar dan volume perdagangan saham terhadap return saham syari'ah di Jakarta Islamic Index (JII) Periode 2023-2025

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Munawwaroh, Nafisatul Mahima (2026) Pengaruh inflasi, nilai tukar dan volume perdagangan saham terhadap return saham syari'ah di Jakarta Islamic Index (JII) Periode 2023-2025. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Nafisatul Mahima Munawwaroh_08020422060.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Nafisatul Mahima Munawwaroh_08020422060_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 January 2029.

Download (2MB)

Abstract

Skripsi yang berjudul “Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar, dan Volume Perdagangan Saham terhadap Return Saham Syari’ah pada Jakarta Islamic Index (JII) Periode 2023–2025” bertujuan untuk menganalisis bagaimana ketiga variabel tersebut memengaruhi return saham syari’ah yang tergabung dalam JII. Return saham yang digunakan dalam penelitian ini adalah capital gain berdasarkan perubahan harga saham bulanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel. Data diperoleh dari sumber sekunder seperti Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik, dan Yahoo Finance. Sampel terdiri dari 18 perusahaan yang konsisten terdaftar dalam JII selama Januari 2023 hingga Oktober 2025, sehingga total observasi berjumlah 612 data. Pengolahan data dilakukan melalui EViews 13 dengan tahapan uji model (yang terpilih CEM), uji asumsi klasik, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel inflasi tidak berpengaruh terhadap return saham syari’ah dengan nilai probabilitas sebesar 0.8055 (> 0.05). Variabel nilai tukar juga tidak berpengaruh dengan nilai probabilitas 0.9767 (> 0.05). Sementara itu, variabel volume perdagangan saham berpengaruh signifikan terhadap return saham syari’ah dengan nilai probabilitas 0.0012 (< 0.05). Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap return JII, yang ditunjukkan oleh nilai Prob(F-statistic) sebesar 0.013102 (< 0.05). Nilai Adjusted R-squared 0.012678 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan return saham sebesar 1,26%, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa investor syari’ah tidak dapat hanya mengandalkan indikator makroekonomi seperti inflasi dan nilai tukar dalam memprediksi return saham syari’ah di JII, meskipun variabel tersebut tetap penting sebagai indikator kondisi ekonomi secara umum. Temuan ini menegaskan bahwa aktivitas pasar, yang tercermin melalui volume perdagangan saham, memiliki peran yang lebih dominan dalam memengaruhi return saham syari’ah. Oleh karena itu, investor disarankan untuk lebih memperhatikan dinamika likuiditas dan sentimen pasar dalam pengambilan keputusan investasi. Bagi peneliti selanjutnya, penelitian ini dapat menjadi dasar untuk mengembangkan model dengan menambahkan variabel lain seperti faktor fundamental perusahaan, sentimen pasar, maupun faktor global guna memperoleh kemampuan penjelasan yang lebih komprehensif terhadap return saham syari’ah.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Munawwaroh, Nafisatul Mahimamahimamunawwaroh@gmail.com08020422060
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorMuflihin, Mohammad Dliyaulmdliyaulmuflihin@uinsa.ac.id2105019402
Subjects: Bursa Saham
Investasi
Kebijakan Publik
Keywords: Inflasi; nilai tukar; volume perdagangan saham; return saham syari’ah; Jakarta Islamic Index (JII)
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah
Depositing User: Nafisatul Mahima Munawwaroh
Date Deposited: 09 Jan 2026 02:53
Last Modified: 09 Jan 2026 02:53
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/85986

Actions (login required)

View Item View Item