This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Zuhdi, Himam (2026) Komodifikasi agama dalam media digital: studi netnografi praktik penjualan produk dengan dalih amalan di akun TikTok @umizahra.asmara dalam perspektif hadis riwayat Abu Dawud No. 3664. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Himam zuhdi_07010522006 ok.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
Himam zuhdi_07010522006 full.pdf Restricted to Repository staff only until 7 January 2029. Download (2MB) |
Abstract
Perkembangan media digital telah menghadirkan ruang baru bagi penyebaran konten keislaman, sekaligus membuka peluang terjadinya komodifikasi agama. Fenomena ini tampak pada praktik penjualan produk yang dibalut dengan narasi amalan keagamaan di media sosial, khususnya pada platform TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik komodifikasi agama dalam konten akun TikTok @umizahra.asmara melalui perspektif hadis riwayat Abū Dāwūd No. 3664, yang menegaskan larangan menjadikan ilmu agama sebagai sarana memperoleh keuntungan duniawi.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode netnografi untuk mengamati konten, narasi visual, serta interaksi audiens pada akun yang diteliti. Analisis normatif hadis dilakukan melalui pendekatan Ma‘ānī al-Ḥadīṡ dan Hermeneutika Fazlur Rahman (double movement) guna memahami makna moral hadis secara kontekstual dan relevansinya dengan realitas sosial-keagamaan kontemporer. Data primer berupa hadis dan konten digital dianalisis secara deskriptif-analitis dengan mengintegrasikan temuan empiris dan pemaknaan normatif teks hadis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik komodifikasi agama pada akun TikTok @umizahra.asmara berlangsung melalui pengaitan amalan keagamaan dengan penjualan produk tertentu yang diklaim memiliki nilai keberkahan atau efektivitas spiritual. Praktik ini mencerminkan pergeseran orientasi dakwah dari nilai keikhlasan menuju logika pasar digital. Dalam perspektif hadis riwayat Abū Dāwūd No. 3664, fenomena tersebut bertentangan dengan prinsip kemurnian niat dan berpotensi mereduksi makna ajaran Islam menjadi komoditas transaksional. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan hadis dalam menilai etika konten keislaman digital serta menjaga integritas nilai-nilai spiritual Islam di era media sosial.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | Dakwah Media Sosial Hadis |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Hadis | ||||||||
| Depositing User: | Himam Zuhdi | ||||||||
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 07:11 | ||||||||
| Last Modified: | 21 Jan 2026 07:11 | ||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/86495 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
