This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Affandi, Muhammad Rifki (2026) Fenomena order fiktif terhadap driver ShopeeFood sebagai pelanggaran keadilan dalam perspektif filsafat etika Immanuel Kant. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Muhammad Rifki Affandi_07010122010.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
Muhammad Rifki Affandi_07010122010_Full.pdf Restricted to Repository staff only until 16 April 2029. Download (3MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya praktik order fiktif dalam layanan pengantaran makanan berbasis aplikasi, khususnya ShopeeFood, yang menimbulkan kerugian ekonomi, tekanan psikologis, serta ketidakadilan bagi driver sebagai mitra kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena order fiktif yang dialami oleh driver serta menganalisisnya dalam perspektif etika Immanuel Kant. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap driver ShopeeFood yang pernah mengalami order fiktif, serta didukung oleh studi literatur yang relevan. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memahami pengalaman informan secara komprehensif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik order fiktif merupakan permasalahan nyata yang berdampak langsung terhadap driver, baik secara ekonomi berupa kerugian materiil maupun secara psikologis berupa stres dan ketidakpastian kerja. Selain itu, sistem platform yang belum optimal dalam verifikasi pengguna dan perlindungan driver turut memperparah kondisi tersebut.Berdasarkan analisis etika Immanuel Kant, praktik order fiktif dikategorikan sebagai tindakan tidak bermoral karena tidak didasarkan pada niat baik (good will), tidak memenuhi prinsip imperatif kategoris, tidak mencerminkan kewajiban moral (Duty), serta tidak sesuai dengan rasionalitas dan otonomi moral. Tindakan ini juga melanggar prinsip bahwa manusia harus diperlakukan sebagai tujuan, bukan sebagai alat.Dengan demikian, fenomena order fiktif tidak hanya merupakan persoalan teknis, tetapi juga persoalan moral yang memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak. Diperlukan perbaikan sistem oleh platform serta peningkatan kesadaran moral pengguna untuk menciptakan ekosistem layanan yang lebih adil dan bertanggung jawab.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | Filsafat Media Sosial Etika |
||||||||
| Keywords: | Order fiktif; etika Immanuel Kant; moralitas; driver shopeefood | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Aqidah Filsafat Islam | ||||||||
| Depositing User: | Rifki Affandi | ||||||||
| Date Deposited: | 16 Apr 2026 04:52 | ||||||||
| Last Modified: | 16 Apr 2026 04:52 | ||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/89965 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
